Membuat Foto Tetesan Air
Foto tetesan air sebenarnya sangat mudah untuk didapatkan, hal
prinsip yang perlu anda ketahui adalah bagaimana membekukan air yang jatuh
tersebut, agar supaya tampak sempurna di dalam frame foto kita.
Jika anda sudah mempelajari soal shutter speed dan bagaimana efek
shutter speed bisa membekukan benda yang bergerak, demikian juga kita akan
menggunakan prinsip shutter speed tersebut agar bisa menangkap gerakan air yang
jatuh.
Anda bisa bereksperimen dengan kecepatan shutter kamera anda,
tentu juga memperhatikan kondisi cahaya yang ada, jika tak mau repot gunakanlah
mode S atau Tv, di mode ini anda bisa menentukan shutter speed berapa yang anda
inginkan, kemudian kamera akan menyesuaikan dengan kondisi cahaya yang ada, dan
menentukan berapa aperture dan ISO yang diperlukan.
Namun selain anda bereksperimen dengan nilai shutter speed yang
ada, mari kita simak faktor berikut yang juga punya kemampuan sama membekukan
gerakan tetesan air.
Foto paling atas saya ambil saat berteduh di sebuah gubuk di tepi
jalan, yang notabenenya adalah kawasan hutan, nah dalam gubuk tersebut terdapat
drum untuk menampung tetesan air yang jatuh lewat talang air yang terbuat dari
bambu, nah tetesan air dari talang air tersebut yang saya foto.
Faktor yang saya maksudkan memiliki kemampuan sama dalam
membekukan tetesan air yang jatuh, adalah lampu kilat, atau lampu flash.
Baik itu lampu flash built in atau sering disebut flash internal
kamera anda, juga bisa menggunakan flash eksternal entah itu dipasang langsung
pada bodi kamera atau dipasang on shoe, atau terpisah dari bodi kamera (off
shoe) dan dipicu menggunakan trigger.
Mengapa lampu kilat atau lampu flash bisa membekukan gerakan air?
Ternyata hal itu tak lepas dari fakta bahwa lampu kilat menyala dalam durasi
yang sangat cepat, bisa 1/1000s – 1/3000s.
Hal itulah yang menyebabkan kita dengan mudahnya bisa menangkap
gerakan tetesan air saat jatuh, jika menggunakan lampu kilat atau lampu flash.
Jadi secara garis besarnya, untuk teknis foto jika anda ingin
memotret tetesan air, pastikan :
1.
Tetesan airnya tak mengenai
kamera hehe,
2.
Gunakan aperture yang
cukup, bisa f/4 atau f/5.6 agar hasil foto terlihat tajam
3.
Gunakan flash internal atau
bisa juga flash eksternal
4.
Fokuskan pada daerah dimana
tetesan air tadi jatuh,
5.
Setelah fokus terkunci
tunggu timing yang tepat saat air akan jatuh, kemudian jepret !
Anda pun berhasil mendapatkan foto tetesan air yang cantik, jangan
ragu untuk mengulang kembali sampai didapatkan bentuk tetesan yang unik dan
menarik.

Komentar
Posting Komentar