5 Kesalahan penggunaan lensa wide angle
Lensa wide
angle merupakan lensa dengan spesifikasi khusus untuk sudut lebar. Namun
nyatanya menggunakan lensa ini tidaklah mudah sehingga banyak orang melakukan
kesalahan diantaranya :
– Segala sesuatu didalam gambar memiliki jarak yang sama dengan lensa
– Tidak memiliki subjek yang jelas
– Menggunakan lensa wide angle hanya untuk menyertakan seluruh elemen ke dalam satu frame
– Mendapatkan gambar portrait yang datar
– Menggunakan sudut lebar tanpa alasan yang jelas
– Segala sesuatu didalam gambar memiliki jarak yang sama dengan lensa
– Tidak memiliki subjek yang jelas
– Menggunakan lensa wide angle hanya untuk menyertakan seluruh elemen ke dalam satu frame
– Mendapatkan gambar portrait yang datar
– Menggunakan sudut lebar tanpa alasan yang jelas
Apa
sebenarnya lensa wide angle?
Merupakan lensa sudut lebar, sekitar 50mm bila terpasang pada kamera full frame atau 35 mm bila terpasang pada kamera crop, lebih pendek dari itu bisa disebut lensa wide angle. Karakter lensa ini adalah bila menghadapi garis lurus maka akan bertemu pada satu titik dan akan nampak melengkung/melingkar.
Merupakan lensa sudut lebar, sekitar 50mm bila terpasang pada kamera full frame atau 35 mm bila terpasang pada kamera crop, lebih pendek dari itu bisa disebut lensa wide angle. Karakter lensa ini adalah bila menghadapi garis lurus maka akan bertemu pada satu titik dan akan nampak melengkung/melingkar.
Mari kita
lihat berbagai kesalahan yang sangat umum dilakukan:
1. Segala sesuatu didalam gambar memiliki jarak yang sama
dengan lensa
Esensi
dari sebuah gambar landscape adalah mengungkapkan kesan 3 dimensi dalam gambar
2 dimensi, sehingga faktor peletakan elemen serta faktor jarak sangat
berpengaruh terhadap keberhasilan gambar. Menyertakan foreground/benda berjarak
dekat dengan lensa adalah cara jitu untuk memperkuat kesan jauh/jarak sehingga
kesan 3 dimensi akan lebih muncul. Menambah elemen lain seperti manusia, hewan,
tumbuhan, bebatuan atau hal lain di area foreground bisa juga menjadi
pembanding/sense of scale sehingga viewer akan menyadari seberapa besar ukuran
dalam dunia nyata.
2. Tidak memiliki subjek yang jelas
Ketika
kita menampilkan suatu benda dalam bentuk fokus(tidak blur), dan mampu menjadi
perhatian/menjadi titik dimana mata subjek akan berhenti untuk melihat, maka
disitulah subjek akan berhasil. Kecenderungan dalam gambar landscape adalah
pemandangan yang begitu indah sehingga kita ingin memasukkan semua dalam frame,
yang bahkan tidak kita ketahui mana area yang utama. Perlu diketahui bahwa
fotografer pro ketika mengambil sebuah gambar, hasilnya akan langsung sempurna.
Butuh beberapa percobaan, review serta beberapa opsi lain. Kita butuh mengambil
subjek dan gambar harus mampu bercerita apa kalimat yang kita inginkan.
3. Memasukkan semua elemen ke dalam gambar
Ini adalah
kesalahan paling lazim dilakukan, bukan hanya menggunakan lensa wide tapi lensa
apapun dikarenakan alasan kebingungan fotografer. Poin 1-3 semuanya
berhubungan, jadi ambillah sesuatu yang paling menarik sebagai titik fokus, dan
biarkan sisanya menjadi background. Gunakan saja komposisi yang sederhana,
seperti pepatah less is more.
4. Gambar portrait yang kurang istimewa
Kamera
saku biasanya memiliki lensa wide angle dan lensa ini sebenarnya bukan lensa
yang cocok untuk fotografi portrait karena distorsi bentuk yang dihasilkan.
Cobalah mengambil portrait close up/dari jarak dekat, biasanya hidung akan
lebih lebar, muka lebih lonjong dll. Secara sederhana jika anda ingin
mendapatkan portrait realis yang istimewa maka hindari saja lensa wide angle.
Namun lensa wide angle bisa digunakan dengan tujuan khusus, misal portrait
humor, portrait environment, atau menceritakan suatu kejadian subjek didalam
gambar. Anak-anak merupakan subjek yang cocok untuk dieksplor menggunakan
portrait environment. Menempatkan manusia close up/dekat dengan lensa akan menghasilkan
distorsi bentuk, hondari pula area pojok frame karena disanalah distorsi akan
lebih tinggi, lebih baik menggunakan area tengah.
5. Distorsi Bentuk
Hati hati
dalam menghadapi benda benda lurus meninggi atau melebar, karena bisa nampak
melengkung menggunakan lensa ini. Gambar lurus bisa dihasilkan jika kamera
diarahkan lurus. Angle kamera yang sedikit ke atas atau kebawah dapat
mendistorsi garis. Menjaga kamera menghadap lurus akan mempermudah kita
menghasilkan gambar yang baik dan tentunya akan lebih minim post processing.

Komentar
Posting Komentar